Ada yang bilang, kalau orang yang terlihat amat bahagia sebenarnya adalah orang yang paling banyak menyimpan kesedihan.
Aku baru sadar, ternyata itu benar adanya. Kalian bisa melihat bahwa dia memang terlihat bahagia, tanpa beban dan masalah. Bahkan sampai-sampai kalian pun ingin menjadi dia. Tapi, apakah memang benar demikian ? Kalian tidak akan pernah tau, masalah apa yang sedang ia hadapi/pernah dihadapi.
Semua terlihat baik-baik bukan karena memang baik, namun itu adalah kepandaiannya untuk menutupi.
Tahukah kalian, jiwa yang kau anggap kokoh itu ternyata dia sangat rapuh. Apakah kalian menganggap jika hidupnya sangat mudah ? Ahh kalian mudah sekali menilai hanya dari luar saja. Apakah pernah kalian mengira jika didalam batinnya memikul kekecewaan yang begitu mendalam. Sampai sekarang, kecewa itu masih menetap dihatinya, dan ia pun tak tau kapan rasa itu akan enyah dari tubuhnya yang sekarang sudah mulai lesu.
Apakah masih ada sisa kebahagiaan disana? Entahlah dia pun juga tidak tau. Yang ia tahu sekarang hanyalah bagaimana orang lain tidak tau tentang beberapa kesedihannya.
Hanya Tuhan yang mengerti ia, hanya Tuhan yang mengerti akan ceritanya, kekecewaannya, keluh kesahnya. Memang siapa lagi yang akan mengerti kalau bukan HANYA Tuhan saja. Dia sudah muak dengan manusia, ketika kau titipkan harap padanya, dengan mudah ia membuang,menghancurkan.
Masing-masing manusia pasti memiliki masalah, tapi bila aku diposisinya apakah aku bisa sekuat itu? Hmm entahlah, membayangkan saja aku sudah tak sanggup. Aku belajar banyak darinya, perempuan berhati besar.
Namun kau sudah sepantasnya berbahagi, karena masalah-masalah itu sudah mendewasakanmu sebelum waktunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar